- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
ETIKA BISNIS
Halo cuy, welcome back with me a.k.a
mahasiswa Universitas Jember. kali ini aku mau membahas mengenai Etika Bisnis yang diampu
oleh Prof. Drs. SLAMIN, M.Comp.Sc., Ph.D. Tanpa basa-basi lagi, cuss langsung
ke pembahasan.
BISNIS
Bisnis dalam pembahasan kuliah kali ini berarti
organisasi yang produktif atau sebuah "entitas"
(perseorangan/kelompok) yang bertujuan menciptakan barang dan jasa untuk dijual
dan biasanya dengan keuntungan.
ETIKA
BISNIS
Etika bisnis adalah suatu bentuk etika profesi
yang mengatur prinsip etika dan masalah etika dalam lingkungan bisnis
danberlaku untuk semua aspek dalam bisnis mulai dari aspek produksi,
distribusi, pemasaran, penjualan dan konsumsi barang dan jasa yang berasal dari
individu, aturan organisasi, ataupun sistem hukum yang ada.
PERLUNYA
ETIKA BISNIS
Selain mempertaruhkan barang dan uang untuk tujuan
keuntungan, bisnis 1 juga mempertaruhkan nama, harga diri, bahkan nasib manusia
yang terlibat. Bisnis juga bagian penting dalam masyarakat . Selain itu bisnis
membutuhkan etika yang setidaknya mampu memberikan pedoman bagi pihak-pihak
yang melakukannya. Memahami etika bisnis memberi pelajaran bahwa bisnis yang
berhasil tidak hanya bisnis yang mendapat keuntungan semata, melainkan bisnis
yang etis dan memelihara hubungan yang baik antar manusia yang terlibat.
KATA
KUNCI ETIKA BISNIS
·
Morality
·
Behavior
·
Trust
·
Reliability
·
Responsibility
·
Principle
·
Relationship
·
Choice
PRINSIP-PRINSIP ETIKA BISNIS (1)
·
Honesty
·
Compliance
·
Law Abiding
·
Avoid
Conflicts
·
Relevant
Information
·
Fulfilling
Commitments
PRINSIP-PRINSIP ETIKA BISNIS (2)
·
Tanggung
jawab bisnis dari shareholders ke stakeholders
·
Dampak
ekonomis dan sosial dari bisnis menuju inovasi, keadilan dan komunitas dunia
·
Perilaku
bisnis dari hukum yang tersurat ke semangat saling percaya
·
Sikap
menghormati aturan
·
Dukungan bagi
perdagangan multilateral
·
Sikap hormat
(memperhatikan) lingkungan alam
·
Menghindari
operasi-operasi bisnis yang tidak etis
PRINSIP-PRINSIP ETIKA BISNIS (3)
PRINSIP
OTONOMI
Kemampuan mengambil keputusan dan bertindak
berdasarkan kesadaran tentang apa yang baik untuk dilakukan dan bertanggung
jawa secara moral atas keputusan yang diambil.
PRINSIP
KEJUJURAN
Bisnis tidak akan tahan lama jika tidak dilandasi
kejujuran karena kejujuran kunci keberhasilan suatu bisnis.
PRINSIP
KEADILAN
Tiap orang dalam berbisnis harus mendapat
perlakuan yang sesuai dengan haknya masing-masing, artinya tidak ada yang boleh
dirugikan haknya.
PRINSIP
SALING MENGUNTUNGKAN
Agar semua pihak berusaha untuk saling
menguntungkan, demikian pula untuk berbisnis yang kompetitif
PRINSIP
INTEGRITAS MORAL
para pelaku bisnis harus menjaga nama baik pribadi
dan perusahaan/organisasi agar tetap dipercaya dan berintegritas tinggi.
MASALAH
ETIKA DALAM BISNIS
Masalah etika dalam bisnis adalah sebuah masalah,
situasi dan peluang yang dapat diidentifikasi yang mengharuskan seseorang untuk
melakukan tindakan yang dapat dievaluasi sebagai tindakan yang benar atau
salah, etis atau tidak etis. Dalam bisnis, pilihan seperti itu sering
mempertimbangkan "keuntungan materi" Jalan terbaik untuk menilai etis
atau tidak etis dari sebuah keputusan/tindakan adalah dengan melihat dari sudut
pandang customer dan kompetitor.
Banyak masalah dalam bisnis yang mungkin
"nampak mudah" dan "mudah" untuk dipecahkan, namun
kenyataannya sulit dan butuh pengalaman bisnis yang cukup lama untuk memahami
apakah masalah itu etis atau tidak. Misalnya, seorang marketing property menawarkan
hadiah berupa tiket nonton festival kepada pelanggannya. Apakah sekedar praktik
penjualan atau lebih? Jawabannya sangat sulit, untuk ukuran transaksi bisnis
tidak ada masalah. Namun akan ada banyak faktor lain untuk menentukan apakah
tindakan tersebut dinilai benar dan salah oleh orang lain.
BELAJAR DARI KASUS
WAL-MART
Wal-Mart menjual produk sandal yang sangat mirip
dengan brand sandal populer "Teva". Founder Teva Mark Thatcher
mengamati penjualan sandal Teva mengalami penurunan dari US $69 juta menjadi US
$42 juta, dan eksekutif perusahaan mengetahul karena Wal-Mart menjual sandal
tembakan yang sama persis dengan Teva.Isu etika ini dibawa ke pengadilan oleh
eksekutif Teva, dan Teva memenangkan hukum tersebut dan Wal-Mart setuju untuk
berhenti menjual sepatu tersebut
Etika juga terkait dengan budaya dimana bisnis
beroperasi. Di Kanada dan US, sangat tidak pantas memberikan hadiah kepada
calon klien pada pertemuan pertama, hadiah itu dianggap sogokan. Tapi di
Jepang, dianggap tidak sopan apabila tidak membawa hadiah. Pengalaman terhadap
budaya-budaya tersebut penting untuk dipahami apakah perbuatan perbuatan
tersebut tergolong etis dan tidak etis.
E-COMMERCE
E-Commerce adalah kemampuan perusahaan untuk
menyediakan website dinamis (dynamic presence) pada internet yang dapat
digunakan untuk melangsungkan bisnis secara elektronik, atau dengan kata lain
memiliki sebuah toko online. Melalui e-Commerce, produk dapat diiklankan,
dijual dan dibayarkan secara elektronik. Kelebihan terbesar dari e-Commerce
adalah kemampuan untuk menyediakan transaksi belanja yang aman melalui internet
dan hampir secara instan verifikasi dan validasi transaksi kartu kredit. Secara
cost dan jangkauan pasar, e-commerce jauh lebih unggul dibandingkan
conventional store.
BENEFIT DARI
E-COMMERCE
·
Access to a
Global Market
·
Akses
terhadap pasar global
·
Cutting Out
the Middleman
·
Penjualan
langsung tanpa melalui perantara/pihak ketiga
·
A Level
Playing Field
·
Usaha kecil
dapat bersaing dengan perusahaan besar
·
Open 24 hours
a day
·
Melakukan
jual beli kapan saja
·
Greater
Customer Satisfaction Mampu membentuk loyalitas konsumen
·
Reduced
Marketing Costs
·
Mengurangi
biaya pemasaran produk secara konvensional
·
Better Customer
Information
·
Perusahaan
mendapat informasi detail tentang konsumen
·
Keamanan
transaksi, verifikasi otomatis, keamanan situs
ETIKA DALAM E-COMMERCE
Peraturan Menteri Perdagangan RI tentang
e-Commerce yang kemudian dimuat dalam UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang
Perdagangan. Semua situs perdagangan online harus terdaftar, tak bisa melakukan
aktivitas jual bell online secara bebas. Pelaku bisnis online juga harus
mendeklarasikan etika bisnis yang dimiliki. Pelaku bisnis online juga harus
menyusun data dan bukti transaksi dengan benar. Data transaksi ini nantinya
bisa digunakan sebagai alat bukti dan memiliki kekuatan hukum Lantaran
perdagangan online bersifat global, Kementerian membolehkan pihak yang
mengalami sengketa perdagangan untuk memilih kaidah hukum perdagangan
Internasional
Meski transaksi bersifat digital, kontrak harus
tetap memasukkan identitas, spesifikasi barang, legalitas barang, nilai
transaksi, dll. Situs e-commerce wajib membuat kontrak online dalam Bahasa
Indonesia. Situs perdagangan online juga harus memiliki trustmark. Dengan
adanya trustmark internasional, konsumen akan merasa lebih aman saat berbelanja
di situs tersebut. Kementerian akan menerbitkan daftar hitam (blacklist) bag)
situs perdagangan online yang melanggar aturan berdasarkan laporan yang masuk
ke Kementerian Perdagangan.
MASALAH DALAM E-COMMERCE
Web Spoofing
Hacker membuat situs palsu yang hampir mirip
dengan situs asli untuk menarik konsumen untuk memberikan nomor kartu kredit
atau data penting lainnya. Misalnya, www.microsoft.com. Banyak pengguna
terkadang tidak sengaja dan tidak sadar bahwa situs tersebut bukanlah situs
asli microsoft.
Cyber-squatting
Seseorang menggunakan nama domain milik organisasi
terkenal, tujuannya untuk melanggar trademark. Kemudian memeras pemilik
trademark aslinya dan mematok harga yang jauh lebih mahal. Biasanya menambahkan
kata-kata yang merusak citra organisasi pemilik trademark tersebut. Misalnya
"www.walmartsucks.com".
Privacy Invasion
Masalah penyalahgunaan informasi pribadi konsumen.
Privacy invasion dapat dilakukan dengan cara, e-Commerce membeli informasi
individu seperti detail personal, shopping habit, dan pola kunjungan website.
Kemudian dijual kepada perusahaan untuk pemasaran produk. Informasi pribadi
"dicegat/interupt" oleh pihak yang tidak seharusnya mengetahui
informasi pribadi kita. Malware yang disisipkan melalui web yang merekam
seluruh aktivitas konsumen pada website yang disimpan pada cookies.
Online
Piracy
Pembajakan online yang melanggar hak atas kekayaan
intelektual seperti e-book, musik, video dll.
Email
spamming
Spamming melalui email yang pernah dimasukkan oleh
konsumen. Kemudian dijadikan sebagai "pasar" untuk mengiklankan
produk secara berkala.
Menurut saya masih sedikit etika bisnis yang
diterapkan pada dunia kerja Indonesia. Mulai dari perusahaan besar hingga yang
baru terbentuk hanya beberapa yang benar-benar menerapkan etika bisnis yang tepat.
Penerapan etika bisnis yang kurang inilah yang menjadi salah satu penghambat
dalam perkembangan ekonomi Indonesia. Semoga lekas membaik Indonesia.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Hai cuy, Kenalin namaku Ave. aku suka hal-hal yang berbau IT hehe. seperti sekarang membuat blog :D. mungkin kedepannya aku bakal lebih rajin untuk membuat blog. stay tune pokok.

Komentar
Posting Komentar